|
Saat ini ada 5 tamu online |
|
News |
|
|
|
|
|
Sunday, 18 March 2007 |
|
Orang pada sibuk ngomongin SAFETY RIDING / SR. Segala teori dikeluarkan untuk soal ini. Semua sibuk mengingatkan untuk tetap senantiasa mengutamakan keselamatan berkendara bagi para bikers. Gak usah yang berat-berat, SR bisa dimulai dari beberapa hal kecil yang layaknya dijadikan kebiasaan. Yang umum-umum saja...!
1. Helm Helm cetok / proyek, dah gak jaman coy ! Jangan ngaku biker kalo ente gak sayang kepala. Lebih baik habiskan uang ratusan ribu rupiah untuk beli helm yang benar-benar safety ketimbang buang duit buat beli variasi / aksesori yang gak begitu perlu. Coba, mau nyari dimana kepala kalo kenapa-kenapa ? Idih, amit-amit deh. Jangan sampai. Buat yang ogak gerah, silahkan pakai yang model HALF FACE. Buat yang demen turing jauh, bagusnya pakai model FULL FACE. Ogah repot, beli yang DUAL TYPE macam TRX-nya Honda. Soal merk, bejibun. Pilih yang sesuai dengan hati nurani, hehehe ..... sesuai kantong dan usahakan merknya lumayan.
Untuk bagian kaca atau visor, memang lebih aksi jika menggunakan yang versi warna-warni atau pelangi. Tapi untuk urusan safety, dianjurkan memakai yang bening saja. Kalau malam masih bisa melihat, tidak seperti yang warna-warni yang 'jaya' hanya kalo siang.
2. Chest Protector / Body Protector Kalo dipake, mirip Polisi Huru Hara. Istilah betawinya, rompi. Perlengkapan yang satu ini mulai jamak dan umum digunakan. Tidak melulu hanya oleh anak klub. Bikers harian biasa pun banyak yang sudah menggunakan. Meski bikin gerah, alat ini mampu 'menabung' usia di kemudian hari agar tak kena paru-paru basah :) Jangan cuma mengandalkan jaket, kecuali yang dipakai jaket kulit betulan yang berkualitas. Angin pasti nyelusup masuk. Terserah mau dipakai di luar atau di dalam jaket. Murah, tak perlu beli merk yang harganya 200 ribuan. 50 ribuan saja sudah lumayan banget kok. Rompi ini sering digantikan orang dengan koran. Walah, yang ini malah bikin bahaya dan sangat tidak dianjurkan. Saat keringat membasahi dada, tinta koran tersebut bisa bikin tubuh penyakitan. Belum lagi koran yang gak higienis. Mendingan beli rompi deh. Lebih aksi dan mudah dipakai.
3. Sepatu Usahakan selalu mengenakan sepatu saat berkendara. Gak perlu pakai sepatu turing yang kedap air dan harganya setengah juta lebih. Usah pula beli sepatu ala road race yang 'meriah' sekali warnanya. Sepatu kerja pun cukup. Yang dianjurkan, minimum sepatu basket. Itu lho, sepatu yang melindungi / menutupi mata kaki. Tapi sepatu apa pun, selama bukan sepatu sandal, tetap lebih baik dalam soal perlindungan kaki ketimbang sandal ( apapun bentuknya ).
Kalo hujan gimana ? Masa pake sepatu basah-basahan ? Percayalah, bro ... itu lebih baik. Rata-rata bikers cuek bebek banget-banget main hujan-hujanan dengan sepatu :) Safety mengalahkan segalanya. Masa kalah sama aer ? hehehe....
4. Jas Hujan Udah gak jaman bawa jas hujan cuma pas musin hujan. Apalagi motor sekarang banyak yang sudah dilengkapi bagasi. Kalo buat motor laki, bisa pakai tabung yang dijual murah meriah dan lumayan buat tempat jas hujan. Lagi asyik jalan tiba-tiba hujan, tinggal minggirkan motor sedikit, langsung pakai. Coba liat sekitar, mungkin yang lain nunggu atau neduh. Ente bisa terus jalan. Cuek pakai sepatu basah-basahan ( paling cukup lepas kaus kaki saja ). Orang pun berpikir, wuih .... bikers nih ! :)
Jas hujan model ponco alias 'kampret' ? Wah, ini sih jas hujan model kuno. Bikers maju, pasti anti pakai jas hujan model begini. Mengundang bahaya dan bikin penampilan bak Batman. Belom lagi paha dan kaki pasti masih basah kena air hujan. Pakai jas hujan yang model baju dan celana ( 2 pieces ). Ribet sedikit saat pakai, tapi lebih nyaman dan terlindungi.
5. Sarung tangan Selain melindungi tangan agar tak terlihat 'belang', juga berfungsi melindungi telapak tangan jika terjatuh dan ngegelosor di aspal. Banyak orang yang ogah pakai sarung tangan karena sensitifitas ke grip gas terasa beda. Itu cuma masalah kebiasaan saja ! Lama-lama juga biasa. Untuk sarung tangan, orang disodorkan dua tipe. Model setengah dan model full. Yang paling aman, tentu yang model full. Menutupi hingga ke jari-jari. Meski susah kalo mau ambil duit di saku celana atau jika mau merogoh-rogoh, inilah sarung tangan terbaik yang dianjurkan dalam SR.
Lagipula, sarung tangan model setengah, bikin penampilan bak Ksatria Baja Hitam saat belom berubah, bro. Plus lagi, jari-jari bisa jadi item sendiri karena tidak tertutup. Nah lo !
6. Masker Ini untuk mencegah tubuh menyerap polusi udara terlalu banyak. Masker yang baik, bisa memfilter udara yang terhirup oleh kita. Tapi jika ogah repot pakai masker karena kadang suka bikin sesak nafas, bro bisa ganti dengan menggunakan saputangan yang dilipat menjadi bentuk segitiga. Ada juga bikers yang menggunakan balaclava. Itu lho, yang bikin orang kayak ninja atau rampok. Hehehe ... boljug meski fungsi balaclava sebetulnya untuk mencegah agar helm tidak bau karena keringat dari kepala.
Gimana ? 6 hal tadi cukup mudah untuk dijadikan kebiasaan mulai saat ini bukan ? Sayangi diri sendiri karena keluarga menanti di rumah. Hidup mati memang bukan di tangan manusia, tapi sudah selayaknya kita memperhatikan keselamatan diri sendiri.
HSJ Bikers
Diperoleh dari : Honda Supra Jakarta, 24 April 2006 Sumber : www.karismafansclub.or.id (penulis TOK) |
|