Dilaksanakan pada pukul 16.30 wib Acara yang di hadiri kurang lebih oleh member Hornet berlangsung meriah. Karena walaupun acaranya sangat sederhana dan cemilan apa adanya tapi tetap meriah kok.. Banyak member Hornet yang sudah lama tidak kopdar pun hadir di acara tersebut. Walaupun dari pihak AHM tidak datang tapi perwakilan dari wahana bro Sakti pun hadir.
Peserta Touring Kalijati - Subang ini dibuka bebas bagi HORNETerz beserta Link2 : GPMR, HMPC, KKG-BC, S2W & VOG. Jika ada club atau paguyuban lain yang ingin mengikuti touring bersama ini, dibatasi quotanya sebanyak 5 motor atau 10 peserta saja (*dengan pengecualian).* Pernah mengikuti Touring Bersama Hornet.
Suka ngebut di jalan, jago selap selip diantara mobil ditengah kemacetan, suka ngetrek di jalan raya? Itu sih biasa bro..gak menarik untuk ditonton. Malah ngeselin karena membayakan orang lain.
Kalo memang jago, buktikan ketangguhan, ketrampilan, dan kecepatan berkendara dalam Honda 15 Million Road Race yang digelar untuk menyambut produksi sepeda motor Honda ke 15 juta unit.
18 Maret 2005 ...
Setelah 5 hari kerja yg melelahkan, kopdar ke bulungan tentu saja tujuan yg paling pas, melepas penat, hang out dgn bros yg lain, melupakan stress akibat kerjaan yg menumpuk, sambil mempererat brotherhood.
Jam 20:00 bros and sis mulai berdatangan, obrolan pun mengalir wajar, yg kelaparan langsung menyerbu warung mi instant dan rotbak yg selalu setia menemani kita di bulungan, koordinasi antar pengurus, obrol sana sini, guyon atas bawah, gak terasa jarum menunjukkan 21: 30, ketika dari kejauhan terdengar deru dan kelap kelip lampu dari serombongan motor Nouvo mengarah ke basecamp.
Peresmian Dewan Pengurus Region Jakarta Periode 2005-2006 & DPA 2005-2007 serta Rolling Thunder bersama.
Sabtu tanggal 2 April 2005 Suzuki Two Wheels (S2W) mengadakan Kopdar ke 30 nya yang dilaksanakan di Mega Kuningan Timur IV (MKT IV) yang merupakan salah satu Base Camp S2W dimana kegiatan ini selain bersifat Kopdar Resmi namun juga sekaligus merupakan ajang Perkenalan & Pelantikan para Pengurus Baru Region Jakarta periode 2005-2006 dan DPA S2W periode 2005-2007.
9 April 2005. Sabtu sore yang cerah di base camp parkir kolam renang senayan. Sekalipun awan mendung mulai menggantung di kejauhan, namun tidak mengurangi semangat para HORNETerZ tuk datang di Base Camp. Hari itu, dihadiri oleh Dito, Joe, Yogi, Sontul, Nurwanto, Koko, Alex, Oliq, Suryana, Bayu, Arip, Sammy, Andri, Ocep, Nando, Fajar, Teguh yang kemudian disusul okeh Bro Adi pada sore harinya.
4.50 WIBUuuuh, pagi2 udah mesti bangun. Mata masih sepet berat, badan mrenteg semua, tulang2 kaku, mana semalem tidurnya ngga nyenyak pula. Akhirnya.. dgn berat hati kubangun juga . sholat subuh, mandi secepat kilat. Selesai mandi handphone berdenyut.. eh, berdering. Sms masuk dari Daus. Ngingetin utk segera bangun dan kumpul di bulungan jam 6.30 WIB.Pagi ini 6 orang personel hornet plus 1 orang volunteer akan survey ke villa bunder di kaki g.salak utk booking villa.
6.10 WIBJam tangan menunjukkan waktu pukul 6.10 WIB waduh telat niih.Buru2 kumasukkan jas hujan resek 2 buah, jas hujan utama 1 buah, celana jas hujan cadangan 1 buah, jerigen utk bensin cadangan, botol minum 2 liter, and tidak lupa sepatu jas hujan 2 buah. Untung tadi malam aku udah isi Pertamax Full Tank 30ribu (gile. 30ribu pertamax utk megapro blm luber bo¡¦ berapa liter tuh isinya kalo full)
Jakarta selepas hujan diselimuti kabut. Terutama di sore hari. Terlihat dingin dan adem. Tapi jangan salah sangka. Itu bukan kabut alamiah. Kabut “buatan” yang berasal dari sisa pembakaran kendaraan bermotor anda.
Data Kompas menunjukkan sebesar 2-3 juta mobil berada di Kota Jakarta pada jam-jam kantor, dan sebesar 3-4 juta untuk motor. Jika separuh saja dari jumlah kendaraan bermotor tersebut menderu pada saat yang sama, berapa juta karbon monoksida (CO), nitrooksida (NOx), dan hidrokabon (HC) yang melayang-layang mencari mangsa di udara kota?
Jangan salahkan motor, dong! Bus-bus yang nyemprot asep item kayak semburan cumi-cumi apa kurang bukti? (08569472XXX)
Komentar seperti di atas mencuat ketika pemberitaan media massa melansir pemeringkatan penyebab polusi di tanah air beberapa tahun lalu. Sepeda motor saat itu dituding lebih polutif ketimbang mobil. Kita tidak bisa menyalahkan begitu saja komentar tersebut, namun juga pemeringkatan tersebut adalah hasil penelitian yang memiliki basis validitas metodologis tersendiri.
Kebanyakan orang berasumsi bahwa perlakuan terhadap motor baru harus ekstra hati-hati. Terutama agar mesin baru yang dipakai nantinya akan benar-benar berperforma optimal dan berdaya tahan lama. Tidak heran jika mereka berusaha membawa motor secara pelan-pelan.
Monday, July 18, 2005 |
Honda Tiger Mailing ListHonda MegaPro ClubTROTOARBatriderCianjur Tiger ClubTiger Jakarta Timur (TJT)SJRCT-BISIMTBTiger Association BandungBMJMTCRTNCCMSHonda Tiger Bikers ClubOTCDeTICTRiCKANIBALKawasaki Ninja IndonesiaMAPRASScorpioholicHonda Tiger Community Cibinong (HOTCC)Pulsarian Detasemen Depok MotorModif