|
Saat ini ada 9 tamu online |
|
News |
|
|
|
|
|
Acara KKS Melati - "Cari Tahu Yuk?" |
|
Sunday, 18 March 2007 |
|
07.00 WIB Aku dibangunkan oleh 3 buah jam weker yang berteriak disebelah telingaku. Mengingatkan akan event hari ini. Acara yang diselenggarakan oleh KKS Melati(http://relawan.net/wmview.php?ArtID=123) bertajuk "Cari Tahu Yuk" untuk 100 anak-anak jalanan yang diambil dari 4 rumah singgah mereka (masing-masing 25 anak). Lokasinya di Hutan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Pesanggrahan, di belakangnya komplek perumahan elit Vila Delima. (Aku baru tau, kalo disana ada Hutan...). Tujuan acara ini, untuk memperkenalkan anak-anak akan hutan dan tumbuhan, mencintai alam yang diciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan sangat indah dan begitu berguna bagi kehidupan manusia. Dari tanaman buah hingga obat-obatan, juga menanam tanaman di DAS pesanggrahan. Puji Syukur pada Yang Maha Kuasa, karena hari itu dan kemarinnya tidak hujan, jadi air sungai tidak terlalu meluap dan tanah merah yang akan dilalui anak-anak tidak terlalu lembek.
08.00 WIB Bro Teguh, Bro Wiedi, Bro Koko, Bro Seno dan Bro Pungky berkumpul di BaseCamp Bulungan. Sementara aku menyusul di lokasi, Vila Delima (soalnya deket sama rumah, kalo ke Bulungan muter man!) Setelah sarapan di depan lokasi, akhirnya kami semua memasuki komplek elit Vila Delima, tapi kemudian harus keluar kembali karena kami harus menuju pabrik roti yang menjadi base camp dan drop zone KKS Melati, untuk parkir motor.
Setibanya kami disana, pekerjaan telah menanti. Segera saja semua dengan sigap membantu angkat-angkat barang dengan estafet dari drop zone ke lokasi yang hanya dibatasi oleh tembok. Setelah semua barang pindah ke lokasi acara, kami pun mengitari tembok dan menuju lokasi untuk mengambil peralatan yang dibutuhkan di pos.
Setelah semua panitia pendukung berkumpul, dilakukan doa pembukaan oleh Bro Wiko dari KKS Melati. Setelah pengarahan sedikit oleh Mba Vie dan Mba Rini selaku sie acara dan pembagian bekal satu dus minuman mineral dalam gelas, sebuah map berisi penilaian dan sebuah HT untuk komunikasi, kami pun berangkat ke pos masing-masing.
Bro Pungky diletakkan di pos 1, aku, bro seno serta bro Koko sebagai dokumentator di pos 4 dan diakhiri oleh bro Teguh di pos 5. Setiap pos ditemani oleh rekan-rekan dari Sanggabuhana (Kids) yang memimpin permainan dalam pos. (Sanggabuhana adalah kumpulan para petani di wilayah itu yang merawat hutan pesanggrahan. (Kids) merupakan anak-anak dari orang-orang tua yang tergabung dalam Sanggabuhana)
Di pos 4, ada permainan borgol ... (apa ya namanya...) yah.. yang jelas.. gag ada satu pun yang terlepas. kasian... yah.. pelajarannya.. gag semua persoalan dapat diselesaikan dengan mudah. Karena permainan itu hanya dibutuhkan intruksi dari seseorang saja... (Gimana seno? mo berbagi info?) hue he he...
Di pos 5, (Soalnya pas lewat), ada permaian spiderweb yang mengharuskan peserta melewati lubang yang di jalain oleh tali rafia tanpa menyentuh tali rafia tersebut. Gunanya.. belajar saling bahu membahu dalam menyelesaikan tugas. Pekerjaan yang susah menjadi ringan jika dikerjakan bersama-sama.
Sementara pos dihuni oleh para penjaga pos, Bro Wied selaku anggota sie perlengkapan bersama dengan anggota sie perlengkapan lainnya dan seorang Gadis berjilbab (yang namanya Gadis..) dari sie konsumsi keliling dari satu pos ke pos lainnya untuk meletakkan suply yang kurang. Mengingat medan yang sangat berat (jika dijalani berkali-kali) akhirnya habislah stamina para perlengkapan dan konsumsi yang harus keliling... akhirnya di setiap pos mereka harus berhenti dan istirahat. (Gempor lhooo.. bawa minuman satu dos naik2 gunung...)
15.00 WIB Kami kembali ke lokasi acara, di sebuah lapangan yang sangat rimbun dengan pohon bersama dengan nyamuk dan hewan-hewan kecil lainnya (seperti semut, ulat dkk), acara hiburan untuk anak-anak dipimpin oleh Mba Vie dan kang Iyu (dari MRAFNB). Karena lelah dalam perjalanan dan harus juga mengawasi anak2 yang super aktif, para pendamping dan panitia relawan (termasuk para HORNETerz) banyak yang terlihat tergeletak dan memandang nanar ke anak2 jalan yang masih sangat aktif. Sudah tidak peduli akan ke higienisan tangan ... aku tetap menyantap nasi KFC yang masih hangat dalam kotak. Laper man! .. Bro Wied dan Pungky tergeletak di atas matras karena lelah. Bro Seno yang sudah tidak nafsu makan, bro Koko masih dengan kamera Handycam di tangan dan bro Teguh yang tenggelam dalam celana pendek biru dongkernya (hue he he...) masih sempat-sempatnya melirik para relawan yang sekalipun lusuh, namun masih tampak cantik (terutama yang idungnya ditindik ya? atau yang keriwil? atau yang... banyak banget deeeehhhh).
17.00 WIB Acara diakhiri dengan pembagian hadiah. Hadiah 1, 2 dan 3 disponsori oleh XL. Masing-masing dapet tas XL 1 buah Gede n penuh banget isinya... (Jadi ngiler...). Kemudian dibagikan hadah tas untuk semua dari Walls Padle Pop lalu snack dari CNI.
Setelah bantu angkat-angkat kembali barang-barang dari lokasi acara ke drop zone, kami diminta untuk membantu team transportasi di luar karena terjadi kesalahpahaman kecil (mobil n anak yang diangkut nggak ketemu). kami pun segera berbenah diatas motor (dandan ala bikers, pake balak, sarung tangan, jaket n helm) karena akan langsung pulang setelah selesai di luar. Setibanya di lokasi ternyata kericuhan telah selesai dan lokasi sudah kosong. Walhasil, kami semua kembali ke rumah masing-masing.
Sekian laporan pandangan mata.. mudah-mudahan kita bisa juga bekerja sama dengan mereka kembali untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Mari kita jadikan jakarta menjadi lebih baik, kalo nggak dimulai dari kita, siapa lagi yang mau mulai?
sist djo |
|