|
News |
|
|
|
|
|
Jurnal touring Pacet-9 Maret 2009 |
|
Wednesday, 11 March 2009 |
Tgl 9 maret 2009, hari libur nasional, memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.
Nah, hari libur enaknya ngapain?
‘Paling enak libur dipake touring’ gitu katanya kaum biker.
Maka, pagi itu, aku ama istri sudah bersiap untuk berangkat.
‘Solo-bike touring, one-day trip’.
Jam 08.30WIB, kami sudah bergerak, menunggangi ‘si Macan’, yang sudah lama tidak dipake touring.
Tujuannya Wisata Pacet-Mojokerto. Rute yang dipilih Waru-Krian-Mojosari-Pacet.
Jalanan kota Surabaya masih tergolong sepi. Agak padat di Bundaran Waru, lalu menuju kearah Mojokerto.
Perjalanan menuju Krian relatif lancar. Cuaca cerah, suhu normal. Kecepatan rata-rata 60-80km/jam. Memasuki daerah Pasar Krian agak crowded, biasalah namanya juga pasar.
Berbelok menuju arah Mojosari. Jalan yang lebar/lapang terasa menyenangkan, karena tidak terganggu oleh kemacetan. Angin agak kencang menerpa kami. Di daerah ini mulai tampak pemandangan sawah yang menghijau di sisi kiri dan kanan. Lumayan untuk cuci mata, karena bosan dengan belantara gedung perkotaan.
Memasuki kota Mojosari, jalanan mulai crowded. Kecepatan maksimal 40km/jam.
Mengambil arah ke Pacet. Jalanan mulai menanjak. Di sisi kiri-kanan adalah perkampungan penduduk.
Memasuki wilayah kecamatan Pacet, jalan terus menanjak, sudut kemiringan sekitar 20-30 derajat. Banyaknya kendaraan yang menuju kesana, terpaksa kecepatan dibatasi, sekitar 10-20km/jam, posisi jalan menanjak. Persneling posisi 1-2, tak terasa mesin meraung-raung. Brummm……
Hawa mulai terasa sejuk, langit agak kelabu. Beda dengan perkotaan.
Setelah membayar tiket masuk, kami masuk ke area wisata. Ternyata rame juga. Puluhan mobil dan sepeda motor memadati area itu. Si Macan terus bergerak menembus keramaian, menuju ke area hutan. Ratusan pohon pinus mengelilingi kami. Jalan makadam makin menyempit. Di kejauhan terlihat pasangan muda-mudi yang sedang berpacaran diantara semak-semak dan dedaunan. Sit-suit ….
Lokasi itu kami sempatkan untuk berfoto-foto dulu, jarang nih ada background yang ‘natural’. Jeprat-jepret, fotografer amatir dan model amatir beraksi.
Si Macan kami parkirin, biar dia istirahat dulu …
Aku dan istri berjalan-jalan di area wisata. Tidak sengaja kami melihat adanya beberapa sepeda motor dari klub-klub Surabaya. Emang libur gini enaknya buat touring….
Suasana yang sejuk, dan pemandangan yang ‘hijau’ terasa menyenangkan. Banyaknya warung makanan, membuat kami ingin mencicipi. Menu yang dijajakan sebagian besar sama, bakso, mie instant, dan gorengan.
 Wawan Sudah cukup berjalan-jalan dan makan, kami pun bergerak keluar. Jalanan yang menurun terasa santai bagi Si Macan, cukup memainkan pedal rem. Suasana persawahan memancing kami untuk mengabadikannya dengan kamera foto. Jeprat-jepret dulu dong….
Kami mengambil arah menuju Mojosari. Tetapi tidak jauh dari area wisata tadi terdapat tempat wisata lain, Pacet Mini Park. Rasa penasaran membuat kami berbelok. Si Macan diparkirin, kami memasuki wisata tersebut. Ternyata di dalamnya adalah wisata agro, dengan kolam renang, mini ATV, dan flying fox. Puas menikmati suasana di tempat itu, kami pun meneruskan perjalanan.
Tujuan berikutnya, makan siang di Mojosari. Begitu memasuki kota itu, ambil arah ke Mojokerto. Tidak berapa lama terlihat RM lesehan Rejoyo. Suasana lesehan digunakan sekalian sebagai tempat melepas lelah. Menu yang dijajakan adalah ayam goreng/bakar, ikan bakar/goreng,dll.
Memang paling enak kalo lagi capek, makan dulu ….
Tidak terasa semua makanan-minuman yang disajikan sudah habis dilahap.
Waktunya untuk pulang ke Surabaya. Cuaca mulai panas. Kami mengambil rute kebalikan dari rute keberangkatan. Jalanan agak padat. Kecepatan rata-rata 50-60km/jam.
Pukul 15.00WIB sudah memasuki bundaran Waru. Selamat datang di kota Surabaya …
foto-fotonya bisa diliat disini yah ...
http://picasaweb.google.com/nuryanto.s/PacetMaret09#
Salam
Nuryanto Setiawan
Hornet Chap. Surabaya |
|