|
News |
|
|
|
|
Tips - Trik
|
Friday, 29 January 2010 |
|
Motor turing biasa memakai lampu foglamp yang umum di terapkan di mobil. Masalahnya lamu model ini menggunakan bohlam H3 dengan daya 55 hingga 100 watt. Aki motor standart ampherenya Cuma 10ah. Pake satu jam saja aki langsung tekor. Sebab komponen pengisian tak sanggup menyuplai kebutuhannya. Sementara foglamp buat motor jarang ada yang jual. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Thursday, 19 February 2009 |
|
Senin, 1/12/2008 | 07:17 WIB
Banyak pemilik sepeda motor kalang kabut menghadapi musim hujan ini. Ada yang nggak bisa mulus kala manuver di tikungan lantaran tunggangannya memakai ban jenis kering. Lalu, ada yang salah kaprah beli ban basah. “Padahal, produsen ban nasional bikin ban sudah menyesuaikan dengnan kondisi jalan dan niklim Indonesia,” tegas Yulfahmi, pimpinan Departemen technical Production PT Gajah Tunggal, produsen ban IRC. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Thursday, 19 February 2009 |
|
Jumat, 2/1/2009 | 14:25 WIB
Helm tak cuma pelindung kepala, tetapi juga mata. Nah, bila kacanya kotor, itu bisa mengganggu konsentrasi. Selain karena kotor, konsentrasi juga bisa terganggu karena jenis kaca (visor) yang dipakai terlalu gelap atau berwarna. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Thursday, 19 February 2009 |
|
Rabu, 11/2/2009 | 06:33 WIB
Hati-hati memberi pewangi pada helm. Maksud hati ingin menjaga agar bagian dalam pelindung kepala itu terhindar dari bau kecut. Namun, karena salah pilih jenis cairannya, itu bisa bikin kulit di kepala meradang dan iritasi.
Bukan mau menakut-nakuti. Misdi Purwanto dari Banten mengalaminya, yang menurut dokter akibat cuka atau asam acetat (C2H20 C00) menempel di kepalanya. Ini akibat salah aplikasi pewangi helm.
“Umumnya, pewangi helm dipakai untuk menghilangkan bau tengik atau folty acid (FA). FA muncul dari keringat yang berubah menjadi lemak dan teroksidasi menjadi bau,” ungkap Anthony Setiadi, ahli kimia yang mengambil gelar master di Amerika.
Untuk menghilangkan bau bisa dilakukan dengan 3 cara, yakni dibakar (HC + OH), diserap dengan karbon aktif, dan terakhir diberi kimia pengurai struktur bau alias anionik. Kimia ini membentuk detergen yang biasanya dikemas menjadi busa.
Adapun pewangi helm diformulasi dari biang parfum dan alkohol (C2H5 OH) yang mudah menguap. Saat helm dipakai, penguapan terjadi di sekeliling kepala. “Nah, di sinilah alkohol bercampur oksigen yang membentuk asam acetat. Makin parah ditambah keringat, lengkap baunya,” tambah Anthony.
Kesimpulannya, pewangi helm bukan mengusir bau, tetapi menutup aroma asam dengan biang parfum. Awalnya sih harum. Namun, saat alkohol menguap, helm yang sudah bau bakal tambah bau.
Menurut Martin, pengusaha pewangi helm yang tinggal di Bandung, Jawa Barat, sebelum menggunakan pewangi, terlebih dahulu bagian dalam dibersihkan. Cara paling gampang, dicuci pakai detergen. Kalau mau lebih modern dengan dry cleaning atau disemprot pakai cairan busa pembersih helm berisi detergen, senyawa, dan onionik.
Setelah sumber bau lenyap, baru dikasih pewangi. Makin sip jika cairan pewangi dilengkapi antibakteri.* (Ipunk) sumber:kompas |
|
|
Monday, 15 September 2008 |
|
CakSontul wrote: Penting Nih buat ente yg gak pengen motornya kemalingan seperti Motor Ane... Rasanya Buenciiiii.... banget sama itu maling. Mang dasar bedebah sialan..!! motor tua diembat juga... gue sumpahin lekas modarr...
Maling sepeda motor disini tidak akan mau menyentuh sepeda motor yg diparkir memakai gembok pengaman diroda (depan atau belakang). Motor yang memakai gembok sangat sulit dibuka, kecuali dipotong dengan gergaji atau motor itu diangkut kedalam mobil box dan dibawa kabur. Paling aman pakai gembok dengan ketebalan diameter cincin sebesar kelingking atau jari telunjuk, badan gembok tebal, dan tidak bisa dibuka dg cara digetok martil. Carilah gembok dengan bilah kunci khusus spt tampak difoto tsb. Kunci spt itu juga susah dibuka memakai kawat biasa. Bahkan tukang kuncipun susah membuat duplikatnya jika tidak ada kunci cadangan yg dibawa oleh si empunya gembok. Kenapa gembok ditakuti oleh maling motor? Karena maling punya rumusan dasar ketika mencuri, yakni motor harus bisa dibawa kabur dalam hitungan 10 detik saja. Jika lebih dari 10 detik maka membahayakan operasi mereka. sumber: hsgautama.multiply.com ** isinya berdasarkan penuturan maling yg kegep di polsek-polres |
|
|
Monday, 08 September 2008 |
|
Bikin Program Servis Motor Sebelum Mudik Kamis, 4/9/2008 | 07:15 WIB Jika Anda berencana mudik menggunakan sepedamotor, persiapkanlah dari sekarang. Lebih tepat dikatakan mencicil agar mendekati waktu perjalanan tidak tergopoh-gopoh menservis kendaraan. Bisa dimulai dari yang ringan, terakhir baru paling berat seperti menservis mesin. Sebelum memulai, Anda bisa membuat jadwal agar tidak ada yang terlewatkan. Mulai dari bodi, lanjut ke kaki-kaki, lalu kabel, geser ke mesin dan terus ke kerangka. Dengan punya waktu tiga minggu, bagian-bagian di atas tinggal dijadwalkan perminggunya. Semisal minggu pertama diputuskan servis kaki-kaki. Dimulai dari roda, putarannya harus lancar dan nggak oleng. Caranya, periksa kondisi pelek tak ada yang penyok, lalu goyang dengan kedua tangan dengan posisi horizontal. Trus, cek rem, kanvas harus tebak dan dekapannya kuat. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Monday, 08 September 2008 |
|
Kamis, 19/6/2008 | 10:11 WIB JAKARTA, KAMIS - Bila motor mau irit, pembakaran harus sempurna. Intinya, semua campuran bensin dan udara di ruang bakar terbakar tuntas. Tidak ada kerak atau asap. Makanya penting merawat komponen pembakaran, apalagi setelah harga bahan bakar minyak (BBM) naik. |
|
Selengkapnya...
|
|
| | << Awal < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 1 - 11 dari 27 |
|